BMEC, Landmark Baru Kota Banda Aceh

 DJATI FM Banda Aceh,  04-01-2017 23:54:36

  

BMEC

 

RadioDjatiFM.com – Dinas Pekerjaan Umum sudah mengerjakan proyek pembangunan Banda Aceh Madani Education Center (BMEC) sejak tahun 2015. Bangunan mewah yang didesain dengan perpaduan arsitektur Aceh dan islami moderen ini Rekan Djati, diharapkan menjadi ikon atau landmark baru Kota Banda Aceh. BMEC diharapkan akan menjadi bangunan dengan fasilitas yang lengkap. Di kompleks ini akan dibangun sekolah, gedung pelatihan bagi aparatur dan karyawan swasta, museum budaya dan seni, hotel/penginapan, rumah sakit bertaraf internasional, ecopark dan convention center berkapasitas 4.000 orang.

 

BMEC ini dibangun untuk menunjang Kota Banda Aceh sebagai Kota Madani dan akan berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pelatihan. Konsep BMEC ini Rekan Djati, mengusung gaya arsitektur modern kontemporer. Lokasinya sendiriberada tepat di depan Kantor Gubernur Aceh, persisnya bekas lokasi SMKN 1 Banda Aceh.

 

Pembangunan Gedung BMEC masuk salah satu prioritas Pemko Kota Banda Aceh, untuk peningkatan kualitas kawasan pendidikan yang terpusat (onestop education). Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Banda Aceh, Ir Samsul Bahri MSi mengatakan, latar belakang dan tujuan pembangunan BMEC antara lain, untuk mendukung program Pemerintah Kota Banda Aceh di bidang pendidikan dan pelatihan. Selain itu Rekan Djati, BMEC juga dibangun untuk meningkatkan fungsi lahan di lokasi eks STM Lampineung seluas sekitar 7,2 hektare sebagai kawasan pusat pendidikan, pelatihan, dan kebudayaan melalui konsep greening the city yang terpadu.

 

Total dana dibutuhkan untuk pembangunan Banda Aceh Madani Education Center tersebut sebesar Rp 823 miliar lebih. Tahap I tahun 2015 telah dimulai pembangunan struktur bagian bawah (pondasi-basement) gedung Convention Center, 2016 dilanjutkan tahap ke II dengan penyelesain struktur bangunan dan sebahagian arsitektur. Program unggulan ini Rekan Djati telah dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan dan direncanakan selesai pada tahun 2022.

 

Rekan Djati, gaya kontemporer merupakan istilah yang bebas dipakai oleh sejumlah gaya yang berkembang antara tahun 1940-1980an. Gaya kontempores juga sering diartikan sebagai istilah arsitektur modern. Meskipun istilah kontemporer sama artinya dengan modern, tetapi dalam desain kerap dibedakan. Istilah ini digunakan untuk menandai sebuah desain yang lebih maju, variatif, fleksibel dan inovatif, baik secara tampilan maupun bentuk, jenis material, pengolahan material, dan teknologi yang digunakan. Bisa disimpulkan bahwa gaya arsitektur modern kontemporer yang dimaksud adalah gaya klasik dengan sentuhan modern.

 

Jadi apakah gaya kontemporer ini sudah cocok dengan Banda Aceh Madani Education Center? Kita nantikan saja di tahun 2022 nanti ya Rekan Djati!

купить ноутбукдепутат ло